Belanda (bahasa Belanda: Koninkrijk der Nederlanden, secara harfiah
berarti “Kerajaan Tanah-Tanah Rendah”). Istilah dalam tanda Petik (“)
tersebut berarti/bermakna Belanda merupakan Negara yang kebanyakan
tanahnya berada di bawah permukaan laut. Dalam hal ini secara Geografi
berada di bawah permukaan Laut Utara. Belanda adalah contoh negara yang
gigih menghadapi tantangan alamnya. Air adalah problem bagi seluruh
Belanda. Nama Netherlands pun sejatinya berasal dari kata Belanda
”neder” yang berarti rendah dan ”land” yang berarti tanah. Karena itu,
mereka sudah sejak lama berjuang melawan laut yang terus merangsek ke
daratan.
Belanda juga terkenal dengan dijk (tanggul).
Salah satu bentuk muka yang menarik di Belanda ialah permukaan tanahnya sangat rata. Hampir separuh daripada negara Belanda berada kurang 1 meter dpl. Walaupun demikian, provinsi Limburg, yang berada di bagian tenggara negeri Belanda, sedikit berbukit.Permukaan tertinggi ialah Vaalserberg, yang berada di provinsi Limburg, mempunyai ketinggian 321 m. Permukaan yang terendah ialah Nieuwerkerk aan den IJssel, yang berada 6.76 dibawah permukaan laut.
Banyak tanah rendah dikawal oleh dijk dan dinding laut (bendungan air).
Sebagian kawasan di Belanda, misalnya daerah Flevoland, mesti
direklamasi. Kawasan yang direklamasi itu dipanggil polder.
Salah satu konstruksi yang terkenal ialah “Afsluitdijk” (Penutup
Tanggul), yang memisahkan danau IJssel (IJsselmeer, dulunya disebut laut
Zuider atau Zuiderzee) dengan laut Wadden (Waddenzee). Panjang dari
tanggul ini 32 km dan lebarnya 90 m.
Negara ini dibagi kepada dua bagian utama oleh sungai Rhine (Rijn), Waal, dan Maas.
Orang-orang
Belanda yang kreatif ini meletakkan bukit-bukit pasir mengelilingi
tanah-tanah yang rendah letaknya, di sekitar daerah di pesisir pantai
Belgia sampai dengan provinsi Groningen dan Frisland di Belanda bagian
Utara. Oleh orang-orang Belanda bukit-bukit pasir ini dinamakan ‘Duinen’
yang artinya ‘Pematang Raksasa’.
Netherlander
mulai memperluas daratan dari tahun 1575-1650. Tanah rendah yang masih
ada genangan air di dalamnya dibuatkan pematang mengelilingi tanah
rendah tersebut, lalu air yang ada di tanah rendah tersebut dipompa
keluar dengan memanfaatkan kincir angin. Proses pengeringan tersebut
dinamakan ‘Inpolderingproject’. Tanah pasir yang kering lama-lama akan
mengeras dan menjadi daratan sehingga Negeri Belanda semakin luas.