Class, Suatu jenis yang mendefinisikan implementasi dari jenis objek tertentu. Sebuah defenisi kelas mendefinisikan instance kelas bidang dan metode dan kelas batin serta menetukan antar muka kelas dan segera mengimplementasikan superclass kelas. Jika superclasstidak secara eksplisit ditentukan, superclass secara implicit object.
1. Abstract
Abstract, Abstract class dalam java digunakan untuk mendeklarasikan karakteristik umum dari subclass. Abstract class tidak bisa diinstansiasi sama halnya dengan kelas interface. abstract class hanya bisa digunakan sebagai super class, tapi juga bisa diturunkan dari class abstract lainnya. Untuk mendeklarasikan sebuah abstract class (syntax) digunakan keyword abstract :
[abstract] class [class_name]
Sebuah abstract class pada dasarnya tidak hauh beda dengan class lainnya, yakni juga berisi method yang menggambarkan carakteristik dari kelas abstract tersebut, bedanya yakni sebuah abstract class bisa berisi method tanpa diimplementasikan artinya sebuah method tanpa body, methid seperti ini disebut method abstract. untuk pendeklarasiannya digunakan keyword abstract:
[abstract] modifier class [class_name]
Contoh penggunaan pada program :
abstract class Shape {
public String color;
//constractor default, constraktor yang tidak memiliki argumen dan isi
public Shape() {
}
//sama halnya dengan kelas biasa abstract class juga bisa berisi method
//seperti yang ada pada kelas biasa
public void setColor(String c) {
color = c;
}
public String getColor() {
return color;
}
//sebuah abstract method yang tidak memiliki body
//method ini akan diinisialisasi nantinya pada subclass yang mewarisi kelass abstract Shape ini
//semua abstract method yang ada pada class abstract harus diimplementasikan
//semua oleh subclass
abstract public double area();
}
//keyword extends adalah keyword yang digunakan oleh subclass
//ketika melakukan pewarisan terhada super class
public class Point extends Shape {
static int x, y;
public Point() {
x = 0;
y = 0;
}
public double area() {
return 0;
}
public double perimeter() {
return 0;
}
public static void print() {
System.out.println("point: " + x + "," + y);
}
public static void main(String args[]) {
Point p = new Point();
p.print();
}
}
output
point: 0, 0
public String color;
//constractor default, constraktor yang tidak memiliki argumen dan isi
public Shape() {
}
//sama halnya dengan kelas biasa abstract class juga bisa berisi method
//seperti yang ada pada kelas biasa
public void setColor(String c) {
color = c;
}
public String getColor() {
return color;
}
//sebuah abstract method yang tidak memiliki body
//method ini akan diinisialisasi nantinya pada subclass yang mewarisi kelass abstract Shape ini
//semua abstract method yang ada pada class abstract harus diimplementasikan
//semua oleh subclass
abstract public double area();
}
//keyword extends adalah keyword yang digunakan oleh subclass
//ketika melakukan pewarisan terhada super class
public class Point extends Shape {
static int x, y;
public Point() {
x = 0;
y = 0;
}
public double area() {
return 0;
}
public double perimeter() {
return 0;
}
public static void print() {
System.out.println("point: " + x + "," + y);
}
public static void main(String args[]) {
Point p = new Point();
p.print();
}
}
output
point: 0, 0
2. Assert
Assert merupakan kata kunci yang ditambahkan dalam J2SE 1,4, digunakan untuk membuat pernyataan yang programmer percaya selalu benar dititik dalam program. Jika pernyataan akan diaktifkan ketika program dijalankan dan ternyata bahwa pernyataan adalah palsu, Kata kunci ini dimasukkan untuk membantu dalam debugging.
Syntax assert ada dua, yaitu :
assert booleanExpression;
assert booleanExpression;
bila booleanExpression pada syntax 1 dan 2 bernilai false, maka assert akan melemparkan esception(AssertError).Tapi apabila boolean
Expression bernilai true, maka tidak akan terjadi apa-apa.bila booleanExpression pada syntax kedua bernilai false maka String Expression akan ditambahkan pada stack trace, biasanya syntax kedua digunakan untuk menambahkan kejelasan mengapa terjadi AssertionError.
contoh penggunaan dalam progam:
public class Assert01
{ boolean checkSesuatu(boolean nilaiKembalian)
{
System.out.println("Di dalam checkSesuatu()");
return nilaiKembalian;
}
void doAssert()
{
System.out.println("Sebelum assert");
//Sintaks 1 dengan booleanExpression bernilai
//true
assert checkSesuatu(true);
System.out.println("Sesudah assert");
}
public static void main(String[] args)
{
Assert01 a = new Assert01();
a.doAssert();
}
}
{ boolean checkSesuatu(boolean nilaiKembalian)
{
System.out.println("Di dalam checkSesuatu()");
return nilaiKembalian;
}
void doAssert()
{
System.out.println("Sebelum assert");
//Sintaks 1 dengan booleanExpression bernilai
//true
assert checkSesuatu(true);
System.out.println("Sesudah assert");
}
public static void main(String[] args)
{
Assert01 a = new Assert01();
a.doAssert();
}
}
program diatas menggunakan syntax 1 dengan nilai booleanExpression bernilai true
3. Byte
Byte kata kunci yang digunakan untuk menyatakan suatu bidang yang dapat
menyimpan sebuah 8 – bit menandatangani dua complement integer. Kata kunci ini juga digunakan untuk menyatakan bahwa suatu metode mengembalikan nilai tipe byte.
Contoh penggunaan:
class ContohByte {public static void main(String [] args){byte a;a=127;System.out.println(a);}}
4. Break
Digunakan untuk melanjutkan pelaksanaan program dipernyataan segera setelah blok melampirkan saat ini ataupernyataan jika diikuti sebuah label.
Contohnya :
public class contohBreak {
public static void main(String args[]) {
int i = 0;
do {
i++;
System.out.println(i);
if (i==5) break; // Jika i bernilai 5 maka perulangan
} while (i <= 9) // Do While dihentikan
}
}
5. Case
Case digunakan untuk membuat kasus-kasus individu dalam pernyataan switch.
Contoh pengunaan
Int i = 3;
Switch(i) {
Case 1:
System.out.printIn(“The number is 1.”);
Break;
Case 2:
System.out.printIn(“The number is 2.”);
Break;
Case 3:
System.out.printIn(“The number is 3.”);
Break;
Case 4 :
System.out.printIn(“The number is 1.”);
Break;
Case 5:
System.out.printIn(“The number is 1.”);
Break;
Default:
System.out.printIn(“The number is not 1, 2, 3, 4 or 5.”);
}
6. Class
Suatu jenis yang mendefinisikan implementasi dari jenis objek tertentu. Sebuah
defenisi kelas mendefinisikan instance kelas bidang dan metode dan kelas batin serta menetukan antar muka kelas dan segera mengimplementasikan superclass kelas. Jika superclasstidak secara eksplisit ditentukan, superclass secara implicit object.
1. class Harga :
package ujianakhirku;
/**
*
* @author elie
*/
public interface harga {
double biayaPerKg();
*
* @author elie
*/
public interface harga {
double biayaPerKg();
}
2. class Paket
package ujianakhirku;
/**
*
* @author elie
*/
public class paket implements harga {
private String nmPengirim;
private String tujuanPaket;
private int beratPaket;
private int biayaPerKg;
private double bayar;
*
* @author elie
*/
public class paket implements harga {
private String nmPengirim;
private String tujuanPaket;
private int beratPaket;
private int biayaPerKg;
private double bayar;
public paket(){
}
public String getNmPengirim(){
return nmPengirim;
}
public void setNmPengirim(String temp){
nmPengirim=temp;
}
public String getTujuanPaket(){
return tujuanPaket;
}
public void setTujuanPaket(String temp){
tujuanPaket=temp;
}
public int getBeratPaket(){
return beratPaket;
}
public void setBeratPaket(int temp){
beratPaket=temp;
}
public double biayaPerKg(){
if(tujuanPaket.equalsIgnoreCase(“Bali”)){
biayaPerKg=10000;
return biayaPerKg;
public String getNmPengirim(){
return nmPengirim;
}
public void setNmPengirim(String temp){
nmPengirim=temp;
}
public String getTujuanPaket(){
return tujuanPaket;
}
public void setTujuanPaket(String temp){
tujuanPaket=temp;
}
public int getBeratPaket(){
return beratPaket;
}
public void setBeratPaket(int temp){
beratPaket=temp;
}
public double biayaPerKg(){
if(tujuanPaket.equalsIgnoreCase(“Bali”)){
biayaPerKg=10000;
return biayaPerKg;
}
else if(tujuanPaket.equalsIgnoreCase(“Surabaya”)){
biayaPerKg=15000;
return biayaPerKg;
}
else if (tujuanPaket.equalsIgnoreCase(“Jakarta”)){
biayaPerKg=20000;
return biayaPerKg;
else if(tujuanPaket.equalsIgnoreCase(“Surabaya”)){
biayaPerKg=15000;
return biayaPerKg;
}
else if (tujuanPaket.equalsIgnoreCase(“Jakarta”)){
biayaPerKg=20000;
return biayaPerKg;
}
else
{biayaPerKg=25000;
return biayaPerKg;
else
{biayaPerKg=25000;
return biayaPerKg;
}
}
public double Bayar(){
bayar=beratPaket*biayaPerKg;
return bayar;
}
}
}
public double Bayar(){
bayar=beratPaket*biayaPerKg;
return bayar;
}
}
3.class Pengiriman (Main Class)
package ujianakhirku;
import javax.swing.JOptionPane;
import javax.swing.JOptionPane;
/**
*
* @author elie
*/
public class pengiriman extends paket {
public pengiriman(){
}
*
* @author elie
*/
public class pengiriman extends paket {
public pengiriman(){
}
public static void main(String args[]){
pengiriman elie = new pengiriman();
pengiriman elie = new pengiriman();
String nmPengirim=JOptionPane.showInputDialog(“Biaya Pengiriman Paket” +
“\n Inputkan Nama Pengirim “);
elie.setNmPengirim(nmPengirim);
String tujuanPaket=JOptionPane.showInputDialog(“Biaya Pengiriman Paket” +
“\n Inputkan Tujuan paket : Bali | Surabaya | Jakarta | Bandung”);
elie.setTujuanPaket(tujuanPaket);
String br=JOptionPane.showInputDialog(“Biaya Pengiriman Paket” +
“\n Inputkan Barat paket :”);
int beratPaket=Integer.parseInt(br);
elie.setBeratPaket(beratPaket);
elie.biayaPerKg();
elie.Bayar();
“\n Inputkan Nama Pengirim “);
elie.setNmPengirim(nmPengirim);
String tujuanPaket=JOptionPane.showInputDialog(“Biaya Pengiriman Paket” +
“\n Inputkan Tujuan paket : Bali | Surabaya | Jakarta | Bandung”);
elie.setTujuanPaket(tujuanPaket);
String br=JOptionPane.showInputDialog(“Biaya Pengiriman Paket” +
“\n Inputkan Barat paket :”);
int beratPaket=Integer.parseInt(br);
elie.setBeratPaket(beratPaket);
elie.biayaPerKg();
elie.Bayar();
JOptionPane.showMessageDialog(null,”Biaya Pengiriman Paket Adalah” +
“\n Nama Pengirirm : “+elie.getNmPengirim()+
“\n Tujuan paket : “+elie.getTujuanPaket()+
“\n Berat paket : “+elie.getBeratPaket()+” Kg”+
“\n Biaya Per Kg : “+elie.biayaPerKg()+
“\n Total Bayar : “+elie.Bayar()+
“\n Terima Kasih….. ^_^ “);
“\n Nama Pengirirm : “+elie.getNmPengirim()+
“\n Tujuan paket : “+elie.getTujuanPaket()+
“\n Berat paket : “+elie.getBeratPaket()+” Kg”+
“\n Biaya Per Kg : “+elie.biayaPerKg()+
“\n Total Bayar : “+elie.Bayar()+
“\n Terima Kasih….. ^_^ “);
}
}
}
7. Default
Default digunakan dalam sebuah pernyataan switch untuk label blok pernyataan yang akan dieksekusi jika tidak ada case cocok dengan nilai yang ditentukan.
8. Else
Kata kunci ini dapat digunakan bersama if untuk membuat penyataan if-else yang
mengujisuatu ekspresi Boolean, jika ekspresi bernilai true, blok pernyataan yang
berhubungan dengan if dievaluasi, jika ia bernilai false blok, dari laporan yang
berkaitan dengan else dievaluasi.
Contohnya penggunaan
If ( expression ) {
System.out.printIn(“’True’ statement block”);
} else {
System.out.printIn(‘false’ statement block”);
}
9. Import
Digunakan pada awal sebuah file sumber untuk menentukan kelas atau seluruh paket JAVA untuk disebut kemudian tanpa termasuk paket-paket mereka nama-nama dalam referensi. Sejak J2SE 5.0, import laporan dapat mengipor statc anggota kelas.
Contohnya penggunaan
Import package.JavaClass;
Import package.*;
10. If
If digunakan untuk membuat pernyataan jika yang menguji suatu ekspresi bernilai
true, blok pernyataan yang berhubungan dengan jika pernyataan dijalankan. Kata
kunci ini juga dapat digunakan untuk membuat pernyataan jika lai.
syntax if :
if (condition is true)
{
execute this statement
}
contoh pada program :
if (age < 16)
{
isChild = true;
discount = 10;
}
if (condition is true)
{
execute this statement
}
contoh pada program :
if (age < 16)
{
isChild = true;
discount = 10;
}
11. New
New digunakan untuk membuat sebuah instance dari sebuah kelas atau array.
12. Package
Sekelompok jenis paket dinyatakan dengan package kata kunci.
Syntax :
Package package;
Contoh
Package com.mycompany.myapplication.mymodule;
13. Int
Adalah kata kunci yang digunakan untuk menyatakan sebuah lapangan yang dapa memegang 32-bit masuk integer melengkapi dua. Kata kunci ini juga digunakan untuk menyatakan bahwa metode yang mengembalikan nilai int.
Syntax :
Int <variable-name> = <integer-value>;
Contohnya
Int i = 65;
14. Interface
Digunakan untuk menyatakan tipe khusus kelas yang hanya berisi metode abstrak,konstan (static final) bidang dan static interface. Hal ini nantinya akan
diimplementasikan oleh kelas yang menyatakan antarmuka dengan implementasi kata kunci.
Contohnya pengunaan :
Public interface sampleInterface
{
Public void method1();
}
15. Long
Long kata kunci digunakan unuk menyatakan sebuah lapangan yang dapat memegang 64-bit masuk integer yang melengkapi dua. Kata kunci ini digunakan untuk menyatakan bahwa metode yang mengembalikan nilai tipe long.
Syntax :
Long <variable-name> = <integer>;
Contohnya :
Long timestamp = 126382792;
16. Native
Digunakan dalm deklarasi metode untuk menentukan bahwa metode ini tidak
diimplementasikan dalam file sumber java yang sama, melainkan dalm bahasa lain.
Syntax :
[public | protected | private ] native method;
17. Private
Kata kunci yang digunakan dalam pembagian lapangan, metode, atau kelas batin,anggota swasta hanya dapat diakses oleh anggota lain dari kelas mereka sendiri.
Syntax :
Private void method();
18. Public
Piblic kata kunci yang digunakan dalam deklarasi metode, kelas, atau bidang, kelas umum, metode dan bidang dapat diakses oleh anggota dari setiap kelas.
19. Static
Digunakan untuk menyatakan sebuah lapangan, metode atau kela batin sebagai
bidang kelas. Kelas mempertahankn satu salinan bidang kelas terlepas dari berapa banyak contoh yang ada dari kelas itu. Static juga digunakan untuk mendefinisikan sebuah metode sebagai metode kelas. Kelas metode yang terikat ke kelas, bukan kecontoh spesifik, dan hanya dapat beroperasi pada kolom kelas. (kelas dan interface dideklarasikan sebagai static anggota lain kelas atau interface sebenarnya top-level kelas dan tidak inner class).
20. Return
Digunakan untuk menyelesaikan pelaksanaan metode. Hal ini dapat diikuti oleh suatu nilai yang dapt diperlukan oleh defenisi metode yang dikembalikan ke pemanggil.
Syntax :
Return variable; // --- Returns variable
Or
Return; // --- Return nothing
Contohnya
. . . . .
Int abs(int x) {
If (x >= 0)
Return x;
Else
Return (-x)
}
. . . . .
21. This
Digunakan untuk mewakili sebuah instance dari kelas dimana ia muncul. This dapat digunakan untuk mengakses anggota kelas sebagai referensi. This juga kata kunci digunakan untuk meneruskan panggilan dari satu konstuktor dikelas untuk konstuktor lain dikelas yang sama.
Syntax :
This.method();
Or
This.variable;
22. Throw
Kata kunci yang digunakan untuk menangani exception jenis tugas yang kompatibel.Jikatik adahandler pengecualian tersebut ditemukan dalam metode yang sekarang,maka kembali metode dan proses ini diulang dalam metode distack, maka pengecualian dilewatkan kehandler pengecualian theard itu tidak tertangkap.
Syntax
<Exception Ref>;
23. Try
Medefinisikan blok pernyataan yang telah exception handling. Jika pengecualian
dilemparkan dalam try blok, opsional catch blok dapat menagani menyatakan jenis pengecualain. Juga,opsionalfinally blok dapat dideklarasikan yang akan dijalankan ketika keluar eksekusi try blok dan catch klausa, telepas dari apakah pengecualain dibuang atau tidak. Sebuah try blok harus memilki minimal satu catch klausa atau finally blok.
Syntax :
Public myMethod() throws myException1, MyException2
{
. . .
}
24. Void
Kata kunci yang digunakan untuk menyatakan bahwa suatu metode tidak
mengembalikan nilai apapun.
Contohnya :
Public void method()
{
//. . .
Return; // -- IN thais case the return is optimal
}
25. Volatile
Digunakan dalam deklarasi lapangan untuk menentukan bahwa variabel yang diubah asynchronously oleh bersamaan menjalankan thread, metode, kelas dan interface sehingga tidak dapat dideklarasikan volative.
Syntax :
Private volatile <member-variable>;
Or
Volatile private <member-variable>;
Contohnya
Private volatile changingVar;
26. While
Kata kunci digunakan untuk membuat loop semntara, ynag menguji suatu ekspresi Boolean dan mengeksekusi blok pernyataan yang berhubungan dengan loop jika ekspresi bernilai true, ini terus sampai ekspresi bernilai false. Kta kunci ini juga dapat digunakan untuk membuat sebuah do-while-loop.
27. Boolean
Kata kunci yang digunakan untuk menyatakan suatu bidang yang dapat menyimpan
suatu nilai Boolean, yaitu baik true atau false. Kata kunci ini juga digunakan untuk
menyatakn bahwa metode yang mengembalikan nilai tipe Boolean.
28. Char
Char kata kunci digunakan untuk menyatakan bidang yang dapat menyimpan 16-bit Unicode karakter. Kata kunci ini juga digunakan untuk menyatakan bahwa metode yang mengembalikan nilai tipe char.
Syntax :
Char variable name1 = ‘character1’;
29. Catch
Mendefinisikan sebuah handler pengecualian kelompok pernyataan yang dieksekusi jika pengecualian dilemparkan diblok ditentukan oleh sebelumnya try kata kunci, kode ini akan dijalankan hanya jika kelas pengecualian dilemparkan adlah tugas kompatibel dengan kelas pengecualian dideklarasikan oleh catch klausa.
30. Const
Meskipun reserved sebagai kata kunci dijava, const tidak digunakan dan memiliki
fungsi.
31. Continue
Digunakan untuk melanjutkan eksekusi program pada akhir tubuh loop saat ini. Jika diikuti dengan label, continue eksekusi kembali pada akhir tubuh loop brlabel
melampirkan.
contoh penggunaan dalam program :
public class contohContinue {
public static void main(String args[]) {
int i=0;
do {
i++;
if (i==3) <strong>continue</strong>;
System.out.println(”iterasi ke : “+i);
if (i==5) <strong>break</strong>;
} while(i <= 9);</em>
}
}
32. Do
Kata kunci yang dpat digunakan bersama dengan whie untuk membuat sebuah dowhile loop, yang menjalankan suatu blok statement berkaitan dengan loop dan
kemudian tes ekspresi Boolean yang dapat berkait dengan while, jika ekspresi bernilai true, blok dijalankan lagi, ini trussampai ekspresi bernilai false.
Syntax :
Do {
//statements;
} while (condition);
Contohnya :
Do {
I++;
} while ( i < maxLoopIter );
33. Double
Kata kunci yang digunakan untuk menyatakan sebuah lapangan yang dapat
memegang 64-bit. Kata kunci ini juga digunakan untuk menyatakan bahwa
suatumetode megembalikan nilai tipe double.
Syntax :
Double <variable-name> = <float-value>;
Contohnya :
Double d = 65.55;
34. Enum
Sebuah java kata kunci yang digunakan untuk mendeklarasikan tipe enumerasi. Matri memperpanjang kelas dasar enum.
35. Extends
Digunakan dalm sebuah deklarasi kelas untuk menetukan superclass, digunakan
dalam deklarasi interface nutuk menentukan satu atau lebih superinterface. Kelas X Y meluas kelas untuk menmbah fungsionalitas, baik dengan menambahkan field atau metode ke Y kelas, atau dengan meng-overridemetode kelas Y. Antarmuka Z memperluas satu atau lebih interface dengan menmbahkan metode. Kelas X dikatakan sebagai subclass Y kelas, interface Z dikatakan sebagai interface dari interface itu meluas. Juga digunakan untuk menentukan batas atas sebuah ketik Generics.
36. Final
Mendefinisikan entitas sekali yang tidak dapat diubah atau berasal dari nanti. Lebih spesifk, sebuah kelas akhir tidak dapat subclassed, metode akhir tidak dapat diganti, dan variabel final dapat trjadi paling banyak sekali sebagai ekspresi kiri. Semua metode dikelas terakhir secara implicit final.
Contohnya
Class Lingkaran {
Final double PI = 3.14;
}
Variabel PI bertipe double dan bernilai 3.14 tidak bisa diubah lagi secara aktual lewat mekanisme apapun. Baik lewat objek ataupun apapun. Final membuat variabel menjadi suatu konstanta yang absolut (tidak dapat diubah).
37. Finaly
Digunakan untuk mendefinisikan suatu blok statement nutuk blok yang ditetakan
sebelumnya oleh try kata kunci. Yang finaly blok dijalankan setelah keluar eksekusi try blok dan apapun yang terkait catch klausa terlepas dari apakah pengecualian terlempar atau tertangkap, atau eksekusi meninggalkan metode ditengah try atau catch blok menggunakan return kata kunci.
38. Float
Float kata kunci digunakan untuk menyatakan sebuah lapanagn yang dapa memegang 32-bit persisi tunggal IEEE 754-angka floating point. Kata kinci ini juga digunakan untuk menyatkan bahwa suatu metode mengembalikan tipe float.
syntax :
float namavariabel;
contohnya
float price = 49.95;
39. For
For kata kunci digunakan untuk membuat loop, yang menmpatkan inisialiasai
variabel, suatu ekspresi Boolean, dan suatu incrementation. Inisialisasi variabel
dilakukan terlebih dahulu, kemudian ekspresi Boolean dievaluasi. Jika ekspresi
bernilai true, blok pernyataan yang berhubungan loop dijalaankan dan kemudian
incrementation yang dilakukan.
contoh penggunaan dalam program :
public class Looping {
/**
* @param args the command line arguments
*/
public static void main(String[] args) {
for(int i=1; i<=5; i++){
System.out.println(i);
}
}
}
40. Goto
Meskipun receved sebagai kata kunci dijava, goto tidak digunakan dan memiliki
fungsi pada java.
41. Implement
Untuk menentukan satu atau lebih interface yang diimplementasikan oleh kelas saat ini. Kelas A mewarisi jenis dan metode abstrak dinyatakan oleh interface.
Syntax :
Public class MyClass implements MyInterface1, MyInterface2
{
. . . .
}
42. Instanceof
Sebuah operator biner yang menggunakan sebuahreferensi objek sebagai operan pertama dan kelas atau antar muka sebagai operan kedua dan menghasilkan hasil Boolean.
Syntax :
<object-references> instanceof TypeName
43. Protected
Kata kunci yangdigunakan dalam pembagian lapangan, metode,atau kelas batin,
anggota yang dilindungi hanya dapat diakse oleh anggota kelas mereka sendiri, bahwa kelas itu subclass atau kelas yang sama.
Syntax :
Protected <returnType> <methodName> (<parameters>);
Contohnya
Protected int getAge();
Protected void serYearOfBirth(int year);
44. Strictfp
Sebuah java kata kunci yang digunakan untuk membatasi persis dan pembulatan
pehitungan floating point untuk memastikan portabilitas.
Syntax untuk class :
Public strictfp class MyClass
{
//. . .
}
Syntax untuk method :
Public strictfp void method()
{
. . .
}
45. Super
Untuk mengakse anggota kelas diwariskan oleh kelas dimana ia muncul. Super kata kunci juga digunakan untuk meneruskan panggialn dari konstruktor di superclass.
Syntax :
Super.<method-name>();
46. Switch
Kata kunci yang digunakan dalam hubunganya dengan case dan default untuk
membuat pernyataan swtch,yang mengavaluasi sebuah variable, nilai cocok untuk tertentu case,dan engeksekusi blok pernyataan terkait dengan case.
47. Transient
Menytakan bahwa medan bukan contoh default seri bentuobjek.
Syntax :
Private transient <member-variable>;
Or
Transient private <member-variable>;
48. Synchronized
Digunakan dalam deklarasi atau blok kode metode untuk mendapatkan mutex kunci untuk objek sedangkan saat benag mengekekusi kode.
49. Throws
Digunakan dalam deklarasi metode untuk menentukan pengecualian tidak ditangani dalam metode melainkanditeruskan ketingkat yang lebih tniggi berikutnya program. Semua tertngkap pengecualian dalam sebuah metode yang tidak kasus RuntimeException harus dideklarasikan menggunakan throws kata kunci.
Syntax :
Throw <exception Ref>;
50. Short
Short kata kunci digunakan untuk menyatakan bidang bisa menampung 16-bit integer melengkapi menandatangi dua. Kata kunci ini juga digunaka untuk menyatakan bahwa metode yang mengembalikan nilai tipe short.
Syntax :
Short <variable-name> = <integer-value>;
Contohnya
Short age = 65;
