Cucak hijau dikenal sebagai salah satu jenis burung kicauan yang cepat menirukan suara burung lain. Banyak penggemar
cucak hijau
yang bereksperimen dalam memaster gaconya agar memiliki kualitas suara
menawan, khususnya di arena lomba. Aneka suara burung bisa dimasukkan ke
dalam memori buru

ng ini, meski harus secara bertahap. Menurut
Om Bobby KCI, salah seorang pengorbit CI jawara, ada sembilan jenis burung yang bisa membuat cucak hijau lebih menawan saat tampil.
Bobby KCI bersama cucak hijau Mr Granat.
—-
Om Bobby KCI merupakan salah seorang pendiri Komunitas Cucak Ijo,
sebuah group penggemar CI di facebook. Dia juga dikenal sebagai pemain
cucak hijau di wilayah Jabodebatek. Salah satu gaconya,
Mr Granat, kini berada di peringkat kedua klasemen sementara Liga Ronggolawe Jabodetabek.
Berikut ini sembilan jenis burung master yang bagus untuk cucak
hijau, sehingga performa suaranya menjadi lebih menawan, baik di rumah
maupun di lapangan / arena lomba:
1. Lovebird
Suara lovebird jika masuk ke memori cucak hijau, akan membuat burung
ini memiliki amunisi ampuh berupa tembakan kasar, volume tembus, dan
power kuat.
Cucak hijau yang mampu mengeluarkan tembakan ngekek panjang lovebird
akan memiliki nilai plus, karena saat ini menjadi favorit penilaian
juri.
Agar cucak hijau mampu “menangkap” suara lovebird, pemasteran bisa dilakukan dalam jarak dekat.
2. Cililin
Burung ini memiliki karakter suara keras, melengking panjang. Apabila masuk ke
playlist cucak hijau, apalagi jika CI juga sudah diisi lovebird, maka akan menghasilkan kombinasi menarik.
Sama seperti lovebird, cucak hijau dengan isian tembakan cililin juga
menjadi favorit penilaian juri. Namun, berbeda dari lovebird,
pemasteran cililin untuk cucak hijau sebaiknya dilakukan dalam jarak
agak jauh, sayup-sayup, yang penting cucak hijau masih bisa mendengarnya
secara jelas.
3. Cucak jenggot
Cucak jenggot memiliki karakter suara ngekrek panjang, menghentak
kasar, yang juga dapat menjadi amunisi tambahan bagi cucak hijau. Sama
seperti cililin, pemasteran dilakukan dari jarak agak jauh (sekitar 5 – 6
meter), sayup sayup, namun masih bisa didengar cucak hijau secara
jelas.
4. Ciblek
Ciblek memiliki karakter suara tembakan panjang, dengan
speed rapat, atau biasa disebut
ngebren
(istilah ini mengacu pada suara senjata otomatis Bren). Pemasteran
dapat dilakukan dari jarak 5 – 6 meter, atau terdengar sayup-sayup namun
jelas.
5. Burung gereja tarung
Suara burung gereja tarung memang menjadi isian favorit bagi sebagian besar burung kicauan. Suara ribut dengan
speed
rapat ini akan melengkapi isian ciblek pada cucak hijau, sehingga
menjadi sebuah kombinasi tembakan panjang yang harmonis, dan sama-sama
memiliki kerapatan suara.
Sama seperti ciblek, pemasteran suara burung gereja tarung untuk
cucak hijau dilakukan dari jarak 5-6 meter, sehingga terdengar agak
sayup-sayup namun masih jelas.
- Contoh audio burung gereja tarung1 l Download
- Contoh audio burung gereja tarung2 l Download
6. Pancawarna
Suara kicauan burung pancawarna memiliki kekhasan tersendiri. Meski
monoton, selalu mengulang 2-3 jenis lagunya, namun sangat selaras dengan
karakter cucak hijau. Teknik pemasteran sama seperti ciblek dan burung
gereja tarung.
7. Jalak suren
Jalak suren memiliki karakter suara keras, kasar, ribut, tetapi
sangat bervariasi. Ini bisa mengisi lagu cucak ijo, sehingga makin
menawan di arena lomba. Pemasteran dilakukan dalam jarak agak jauh, 5-6
meter.
8. Jalak putih
Karakter suara jalak putih juga keras , kasar, ribut, dan bervariasi.
Untuk isian cucak hijau, Anda bisa memilih salah satu antara jalak
suren dan jalak putih, tetapi boleh juga keduanya sekaligus, sehingga
makin lengkap isian gaco Anda.
9. Kenari
Suara kicauan kenari akan membentuk karakter lagu ngerol panjang dan
ngecrit pada cucak hijau. Ini juga menjadi amunisi bagus untuk cucak hijau di lapangan. Pemasteran bisa dilakukan dalam jarak dekat.